Wednesday, October 31, 2018

Berkunjung ke Rizal Park di Manila-Filipina (1)

Posted By: Bagus Supriadi - October 31, 2018

Share

& Comment


Satu Lokasi  Dengan 39  Tempat Wisata Menarik 
 
Dr Jose Rizal merupakan sosok yang tak terlupakan oleh rakyat Filipina. Dia merupakan pahlawan Nasional yang memperjuangkan kemerdekaan. Tak heran, namanya diabadikan di taman ini. 



Rizal Park, sebuah taman dengan luas 54 hektare terletak di jantung Kota Manila. Taman ini menjadi tempat rekreasi warga Filipina dan para turis asing. Bahkan taman ini merupakan taman kota terbesar dan terbaik nomor delapan di Asia.


Tak sulit untuk menuju kesana. Misal dari The Herritage Hotel bisa ditempuh selama 15 menit dengan jarak perjalanan 5,6 kilometer. Pelancong bisa memanfaatkan tranportasi online grab yang sudah tersedia, hanya mengeluarkan uang 200 peso atau Rp 60 ribu. 

Setiap harinya, selalu ada wisatawan yang berkunjung ke Rizal Park. Turun dari mobil, di Jalan Roxas Boulevard kita akan bertemu dengan dua tugu yang sama-sama berada di pinggir jalan. Sisi kiri seberang jalan,  ada tugu  Centennial Memorial Clock, yakni  monumen yang dibangun untuk memperingati 100 tahun kemerdekaan Filipina.


Kemudian di sisi kiri, tepat setelah turun dari mobil, kita akan melihat Monumen Jose Rizal. Yakni Monumen  yang dibangun pada tahun 1908 untuk mengenang jasa  Dr Jose Rizal,  pahlawan nasional tertinggi Filipina yang meninggal di ujung regu tembak Kerajaan Spanyol karena menentang penjajahan Spanyol atas Filipina.
Monument yang dibangun pada 1912 ini menjadi tempat favorit para pelancong, setiap masuk kesana pasti Swafoto. Namun, berkunjung ke Rizal park tak selesai disini. Ketika masuk ke dalam, masih banyak yang harus dikunjungi. 

Di pintu pertama,  kita akan berkunjung ke tempat yang cukup menarik yakni the martyrdom of jose Rizal. Di tempat inilah kita hanya diminta untuk membayar tiket sebesar Rp 20 peso atau Rp 6000. 


Tempat ini merupakan gambaran saat Dr Jose Rizal di ekskusi mati. Di pintu masuk, terdapat beberapa ukiran tentang perjuangan Dr Jose Rizal. Kemudian, di sisi samping ada tulisan puisi karya Dr Jose Rizal. Misal, salah satu puisinya yang cukup terkenal, yakni my last farewell.
 
Di dalamnya, terdapat patung-patung besar yang memegang senjata dan sedang menembak seseorang di depannya. Patung itu merupakan tempat di ekskusinya  Dr Jose Rizal pada 30 Desember 1896. “Patung ini menjelaskan dieksuksinya pahlawan kami yang memperjuangkan kemerdekaan,” kata salah satu petugas keamanan Rizal Park. Patung-patung itu untuk mengenang jasa pahlawan Dr Jose Rizal.


Selesai berkunjung ke tempat ini, pelancong bisa ke tempat sebelahnya. Yakni the hub, yang berisi gallery lukisan. Ada banyak lukisan di tempat ini. Pengunjung hanya bisa mengambil foto, namun tidak boleh merekam. 

Disebelahnya gedung the hub, terdapat Chinese garden. Sebuah taman dengan gaya arsitektur tiongkok. Tempat ini menyajikan taman yang unik dan eksotis. Tempat ini juga kerap digunakan rileks ditengah kesibukan. “Kamu cukup tanda tangan kesini tak perlu bayar tiket,” tambah Spphia, penjaga Chinese garden

Kemudian, disebelahnya lagi terdapat rizal park open air auditorium yang kerap digunakan berbagai acara. Misal konser musik, latihan seni tari dan lainnya. Di belakang tempat ini terdapat tempat menarik, yakni planetarium.


Planetarium Nasional, juga dikenal sebagai National Museum Planetarium merupakan bangunan yang berbentuk kubah  16 meter tempat ini dibuka pada 8 Oktober 1975. Museum luar angkasa ini digagas oleh Kepala Biro Cuaca Filipina dan Pendiri Masyarakat Astronomi Filipina, yakni Maximo Sacro Jr dan Direktur Museum Nasional Godofredo Alcasid Sr pada tahun 1970. 

Di dalamnya kita bisa belajar tentang ilmu astronomi, terdapat bermacam susunan tata surya, big bang, satelit, astronot Nasa   yang di tata dengan lampu menarik.  Banyak hal yang bisa dipelajari di tempat ini, sayangnya tidak ada yang memandu. 

Lalu disebelahnya lagi terdapat Japanese garden, yakni kebun yang dibuat dengan gaya Jepang. Seperti jembatan yang berada di tengah kolam. Ketika berkujung ke destinasi ini, pelancong seperti sedang berada di Jepang. Sebab, semua bangunan di desain seperti negeri sakura. 


Kemudian, masih banyak lokasi yang bisa dikunjungi di tempat ini. Seperti flower clok, bisig marker, musical dancing fountain  dan lainnya. Waktu satu hari tak cukup untuk jalan-jalan ke tempat ini. Sebab, ada 39 spot menarik yang sangat disayangkan bisa tidak dikunjungi.

Terutama, national museum of the philipine people  dan national museum of natural history. Didalamnya, banyak benda-benda yang menarik untuk dipelajari. Misal, kekayaan sumber daya alam,  budaya dan tradisi Filipina. Benda-benda peninggalan bersejarah dari berbagai Negara.(bersambung)

About Bagus Supriadi

Organic Theme. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © MERESAPI HARI

Designed by Templatezy