Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2014
Suwarno, berdayakan petani kopi desa Sidomulyo Yakinkan warga untuk mendirikan koperasi Ketakasi
Suwarno memilih mendirikan koperasi untuk memberdayakan para petani kopi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo. Sebab, hasil yang diperoleh dari kopi jika diolah sendiri lebih menguntungkan para petani, dibanding petani menjual mentahnya.
Bagus Supriadi, Jember Suwarno, ketua koperasi Ketakasi di Kecamatan Silo masih berada di kebun kopi miliknya ketika Jawa Pos Radar Jember menghubunginya via handphone. Sehingga dia tidak punya waktu untuk diwawancarai. Namun, lelaki tersebut bisa ditemui dirumahnya setelah ada kesepakatan. Hujan deras mengguyur Desa Sidomulyo, sehingga perjalanan ke desa para petani kopi tersebut sedikit terganggu. Padahal, Suwarno sudah menanti kedatangan Jawa Pos Radar Jember di rumahnya. Sekitar pukul dua sore, perbincangan tentang koperasi ketakasi baru bisa dimulai. Awalnya, pendirian koperasi tersebut sempat diragukan oleh masyarakat Sidomulyo, sebab pada tahun 1980 telah…
Dery Pratama, kalahkan Israel dan Amerika dalam kontes robot internasional  Tidak menyangka akan dikagumi oleh peserta dari China dan India
Pertama tiba di Amerika Serikat, cuaca tidak sama dengan Indonesia membuat  tim dari PENS memutar otak untuk menyesuaikan robot dengan cuaca dingin disana. Berkat kepiawainnya, dia dengan mudah membuat robot pemadam api tersebut bisa peka terhadap cuaca di Amerika.
Bagus Supriadi, Jember
JUMAAT sore, Dery Pratama sudah berangkat ke Surabaya untuk wawancara live di JTV Surabaya pukul 06.00 pagi. Namun ketika Jawa Pos Radar Jember mendatangi rumahnya, orang tuanya menghubungi Dery  untuk menanyakan sudah sampai dimana. Ternyata masih di Rambipuji, lantas ibunya menyuruh Dery kembali ke rumah untuk diwawancarai.             Adzan maghrib berkumandang, Dery sudah tiba di Jalan Sriwijaya Nomor 35, Sumbersari, Jember dan langsung masuk kerumahnya. Beberapa menit kemudian, dery yang memiliki waktu sebentar dirumahnya langsung menceritakan ihwal perjalanan…
Dugel Haryanto;Pertahankan Seni Kuda Lumping dengan Arisan Anggota Bertambah saat Pindah Lokasi Arisan
Arisan yang diadakan sejak 1970 bukan semata hanya untuk mengumpulkan uang. Selain sebagai sarana silaturahim dengan warga, arisan itu bertujuan pula untuk melestarikan seni kuda lumping yang dimotori ayah dari Dugel Haryanto.
Bagus Supriadi, Jember
Tak terlalu sulit untuk mencari rumah Dugel Haryanto, ketua arisan sekaligus pemimpin kesenian tari kuda lumping yang dinamakan grup Kuda Lumping Sekarwangi. Kediamannya tepat berada di sebelah timur kantor desa Mayang. Jawa Pos Radar Jember cukup mudah menemukan rumahnya.             Di rumahnya yang sederhana, Dugel menuturkan, arisan yang saat ini dia pimpin merupakan warisan orangtuanya. Sejak orang tuanya meninggal, pria 3 tahun itu menggantikan posisi ayahnnya sebagai ketua arisan setelah selama dua tahun arisan tersebut berhenti.             Ia meneruskan arisan tersebut sekitar tahun 1990-an. Hal ini bermula ketika beberapa anggota aris…
Oonk Fathorrahman Swadaya Bina Pemuda Desa
Biayai Semua Kebutuhan, Salurkan Bakat Seni
Kecewa dengan lubang sistem pendidikan yang kurang memperhatikan pembentukan karakter manusia, Oonk Fathorrahman mendirikan Kebun Sanggar Bermain (KSB) di sebuah desa di Jember. Semua operasional sanggar dibiayai secara swadaya.
Bagus Supriadi, Jember
            SUASANA sunyi dan sepi memasuki kawasan Kebun Sanggar Bermain (KSB) di Jalan Agus Salim 32 Mumbulsari. Tempat itu dikelilingi oleh pepohonan yang menghadirkan kesejukan. Ketika memasuki pintu gerbang, tampak beberapa pendapa yang sepertinya sangat indah untuk dijadikan tempat berkreasi. Setelah Radar Jember Jawa Pos mengucapkan salam, istri dari pemilik KSB tersebut mempersilahkan masuk di ruang tamu yang berbentuk pendapa. Selang beberapa menit, lelaki berambut panjang dengan kumis dan jenggot memutih yang bernama Oonk Fathorrahman tersebut menyapa. KSB tersebut didirikan pada 1987 oleh pria yang biasa disapa Gus Oonk ini. Berangkat dari kekec…
Kata Siapa?

Kata siapa Indonesia kaya?
Buktinya, masih banyak warga tak berdaya
Mencari mencari sesuap nasi hingga ke lain negara
Sampai rela berlama-lama, namun ujungnya di penjara

Kata siapa Indonesia merdeka?
Buktinya, masih banyak yang dijajah tapi tertawa
Karena tak tahu apa yang telah dijarah
Sampai mati dan tak ada yang tersisa

Kata siapa Indonesia aman?
Buktinya masih banyak sapi yang hilang
Anak dibunuh dalam kandungannya
Karena takut dicemooh tak punya ayah

Kataku, Indonesia orangnya pandai-pandai
Penguasanya pintar mengakali orang

Andrik Kurniawan Santoso; Perajin yang Memberdayakan Tetangga Sendiri Kebingungan bila Uang Muka Order Minim Awalnya tak ada minat membuat kerajinan dari anyaman bambu. Namun, berkat kegigihan yang teruji, usaha yang dirintis Andik Kurniawan Santoso terus berkembang. Bahkan, produk yang dihasilkannya telah menembus beberapa kota di luar Jember.
Bagus Supriadi, Jember
HALAMAN sebuah rumah di Dusun Jambuan, Kelurahan Antirogo, Sumbersari, tampak dipenuhi bambu yang sudah diiris-iris tipis. Irisan-irisan bambu itu dihampar di halaman untuk dijemur. Sementara, di teras rumah tampak beberapa hasil anyaman bambu. Seorang lelaki berumur 43 tahun masih tampak menganyam bambu saat Jawa Pos Radar Jember datang ke rumahnya. Senyum mengembang di bibirnya saat Jawa Pos Radar Jember memintanya berkisah tentang usaha yang dirintisnya dari nol itu.             Pria yang bernama Andrik Kurniawan Santoso ini memulai usaha kerajinan anyaman bambu sejak 1988. Inspirasi membuat anyaman datang ketika dia bertem…