Kasih Sayang


Kasih sayang itu melebihi dari apa saja, tak hanya pada manusia, tapi pada binatang dan tumbuhan. Bila kita menyayangi walaupun mereka bersikap kasar, pada akhirnya mereka akan lunak dan kembali menyayangi, tak hanya manusia tapi juga hewan.  
Ya, kasih sayang itu bisa melelehkan besi, mendinginkan panasnya api, mendinginkan air es, melunakkan batu dan menjinakkan binatang, apalagi meluluhkan hati manusia yang sejatinya memang lemah lembut. Hanya saja terkadang cara kita berbeda dalam menyayangi sesama.
Lantas bagaimana cara menyayangi sesama yang baik dan benar? Mari kita baca kembali sejarah Rosulullah SAW dan merenungi akhlak yang ada pada nabi, bukankah sudah jelas, sungguh dalam diri beliau terdapat suri tauladan yang baik, sangat jelas lagi “Dan dia tidak berbicara menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (Qs. Al-Najm [53]:3-4).
Kasih dan Sayang, satu kesatuan yang tak terpisahkan, ia bagaikan keping mata uang yang tak terpisahkan, dimana ada kasih, disitu ada sayang, begitu pula sebaliknya. Betapa mulia mereka yang dapat mengasihi dan menyayangi, terlebih kepada mereka yang belum mengerti tentang kasih sayang. Dengan cara memberikan contoh seperti nabi kita. 

Comments