Langsung ke konten utama

Kasih Sayang


Kasih sayang itu melebihi dari apa saja, tak hanya pada manusia, tapi pada binatang dan tumbuhan. Bila kita menyayangi walaupun mereka bersikap kasar, pada akhirnya mereka akan lunak dan kembali menyayangi, tak hanya manusia tapi juga hewan.  
Ya, kasih sayang itu bisa melelehkan besi, mendinginkan panasnya api, mendinginkan air es, melunakkan batu dan menjinakkan binatang, apalagi meluluhkan hati manusia yang sejatinya memang lemah lembut. Hanya saja terkadang cara kita berbeda dalam menyayangi sesama.
Lantas bagaimana cara menyayangi sesama yang baik dan benar? Mari kita baca kembali sejarah Rosulullah SAW dan merenungi akhlak yang ada pada nabi, bukankah sudah jelas, sungguh dalam diri beliau terdapat suri tauladan yang baik, sangat jelas lagi “Dan dia tidak berbicara menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (Qs. Al-Najm [53]:3-4).
Kasih dan Sayang, satu kesatuan yang tak terpisahkan, ia bagaikan keping mata uang yang tak terpisahkan, dimana ada kasih, disitu ada sayang, begitu pula sebaliknya. Betapa mulia mereka yang dapat mengasihi dan menyayangi, terlebih kepada mereka yang belum mengerti tentang kasih sayang. Dengan cara memberikan contoh seperti nabi kita. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merawat Tanaman dengan Hati, Wujudkan Kampung Berseri

Ketekunan Dewi Purnamasari Merawat Tanaman Hias

Tanaman bunga tak hanya indah dipangan di mata. Namun juga menjadikan suasana hati lebih ceria. Untuk itulah, potensi ini dikembangkan oleh Dewi di rumahnya. 



Di belakang rumahnya, di Jalan Argopuro 1 Desa/Kecamatan Arjasa. Tanaman hias tersusun rapi menggunakan rak. Tetesan sisa air hujan masih berjatuhan dari daunnya. Membuatnya tanaman itu semakin terlihat segar.
Jumlah bunga hias dengan berbagai jenis mencapai ribuan. Layaknya sebuah kebun yang setiap hari harus dirawat dengan baik. Lorong jalan menuju kebun melewati lahan parkir miliknya. Lalu, halaman hijau akan langsung terlihat di belakang rumahnya. 
Di sisi pinggir, terpajang berbagai jenis kaktus kecil hingga besar yang sudah dikemas dalam sebuah pot. Seperti kaktus mini cereus tetragonus, Echinocactus grusoni, Haworthia attenuate, melocatus dan lainnya. Semua jenis kaktus itu dirawat dengan sabar oleh Dewi.


Tak hanya kaktus, namun berbagai jenis tanaman aglonema juga ada disana. Mulai dari jenis aglonema Moonlight, Bidadari,…

Peran Pesantren Terhadap Masyarakat

Pendahuluan
Pesantren sebagaimana di definisikan oleh Gus Dur adalah sub-kultur yang memiliki keunikan tersendiri, dengan sistem monarki yang tidak terpengaruh oleh sesuatu yang ada diluar pesantren. Beberapa hal yang menjadikan pesantren sebagai sub-kultur dan unik adalah; pola kepemimpinan didalamnya yang berada di luar kepemimpinan desa. Literatur universalnya yang terus terpelihara selama berabad-abad, dan sistem nilainya sendiri yang terpisah dari yang diikuti oleh masyarakat luas. [1]             Mendiskusikan  peran pesantren terhadap masyarakat sekitarnya bisa dilihat ditinjau dari berbagai  aspek. Pertama,   dikaji dari historis pesantren itu sendiri. Sebab kajian pengaruh dan peran pesantren terhadap masyarakat merupakan diskusi yang tidak boleh lepas dari kesadaran historis, bagaimana awal mula pesantren ada dan berdiri di Indonesia. Kedua, pesantren selain sebagai tempat mencari ilmu agama, tafaqquh fi ad din  juga merupakan tempat pengkaderan bagi para muballigh dalam menye…