Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2012

Persembahan untuk Bangsa

Malam ini, seperti yang dikatakan semua orang dan dirayakannya adalah malam tahun baru. Sebenarnya tak ada yang baru dalam pergantian tahun ini. hatiku masih dalam kegelisahan yang begitu dalam. Apalagi setelah kepergianmu dipenghujung tahun ini. ya tepat di penghujung tahun. Kita merayakannya dengan renungan. Renungan tentang bangsa kita yang carut-marut. Renungan tentang pribadi-pribadi yang angkuh. Kita memiliki cara yang berbeda dalam merayakannya, saat mereka menghiasi malam dengan menyalakan kembang api. Kita asyik masyuk dengan membacakan puisi untuk negeri ini dengan diiringi seribu lilin sebagai penerangan kegelapan malam. aku berucap saat membacakan puisi untuk negeri ini “ini adalah puisi-puisian yang dikarang oleh penyair-penyairan. Namun penyair-penyairan ini siap menjadi penyair sungguhan demi bangsa dan negara.” Hasrat untuk berpuisi begitu besar, sebesar keinginan yang ada dalam bayangan, tapi aku tak tahu cara berpuisi yang baik. aku bukan seorang penyair. Tubuhku berg…